<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jubaidakakao's Weblog</title>
	<atom:link href="http://jubaidakakao.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jubaidakakao.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Apr 2008 15:20:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jubaidakakao.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jubaidakakao's Weblog</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jubaidakakao.wordpress.com/osd.xml" title="Jubaidakakao&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jubaidakakao.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>theobroma kakao</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/theobroma-kakao/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/theobroma-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 15:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jubaidakakao.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Botani Pohon kakao. Kakao merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan tajuk menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif. Bunga kakao, sebagaimana anggota Sterculiaceae lainnya, tumbuh langsung dari batang (cauliflorous). Bunga sempurna berukuran kecil (diameter [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=9&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span class="mw-headline">Botani</span></h2>
<div class="thumb tleft">
<div class="thumbinner" style="width:152px;"><a class="image" title="Pohon kakao." href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kakao_habitus.jpg"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/8c/Kakao_habitus.jpg/150px-Kakao_habitus.jpg" border="0" alt="Pohon kakao." width="150" height="200" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Kakao_habitus.jpg"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Pohon kakao.</p></div>
</div>
</div>
<p>Kakao merupakan tumbuhan tahunan (<em>perennial</em>) berbentuk <a title="Pohon" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pohon">pohon</a>, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan <a class="new" title="Tajuk (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tajuk&amp;action=edit&amp;redlink=1">tajuk</a> menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif.</p>
<p><a title="Bunga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bunga">Bunga</a> kakao, sebagaimana anggota <a class="new" title="Sterculiaceae (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sterculiaceae&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sterculiaceae</a> lainnya, tumbuh langsung dari <a title="Batang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batang">batang</a> (<em>cauliflorous</em>). Bunga sempurna berukuran kecil (diameter maksimum 3cm), tunggal, namun nampak terangkai karena sering sejumlah bunga muncul dari satu titik tunas.</p>
<div class="thumb tleft">
<div class="thumbinner" style="width:97px;"><a class="image" title="Bunga kakao tumbuh dari batang." href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Theobroma_cacao1.jpg"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/69/Theobroma_cacao1.jpg/95px-Theobroma_cacao1.jpg" border="0" alt="Bunga kakao tumbuh dari batang." width="95" height="127" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Theobroma_cacao1.jpg"><img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Bunga kakao tumbuh dari batang.</p></div>
</div>
</div>
<p>Penyerbukan bunga dilakukan oleh serangga (terutama lalat kecil (<em>midge</em>) <em>Forcipomyia</em>, semut bersayap, afid, dan beberapa lebah <em>Trigona</em>) yang biasanya terjadi pada malam hari<sup>1</sup>. Bunga siap di<a title="Penyerbukan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyerbukan">serbuki</a> dalam jangka waktu beberapa hari.</p>
<p>Kakao secara umum adalah tumbuhan menyerbuk silang dan memiliki sistem inkompatibilitas-sendiri (lihat <a title="Penyerbukan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyerbukan">penyerbukan</a>). Walaupun demikian, beberapa varietas kakao mampu melakukan penyerbukan sendiri dan menghasilkan jenis komoditi dengan nilai jual yang lebih tinggi.</p>
<p>Buah tumbuh dari bunga yang diserbuki. Ukuran buah jauh lebih besar dari bunganya, dan berbentuk bulat hingga memanjang. Buah terdiri dari 5 <a class="new" title="Daun buah (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daun_buah&amp;action=edit&amp;redlink=1">daun buah</a> dan memiliki ruang dan di dalamnya terdapat <a title="Biji" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biji">biji</a>. Warna buah berubah-ubah. Sewaktu muda berwarna hijau hingga ungu. Apabila masak kulit luar buah biasanya berwarna kuning.</p>
<p>Biji terangkai pada <a title="Plasenta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plasenta">plasenta</a> yang tumbuh dari pangkal buah, di bagian dalam. Biji dilindungi oleh <a class="new" title="Salut biji (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Salut_biji&amp;action=edit&amp;redlink=1">salut biji</a> (aril) lunak berwarna putih. Dalam istilah <a title="Pertanian" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian">pertanian</a> disebut <em>pulp</em>. <a class="new" title="Endospermia (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Endospermia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Endospermia</a> biji mengandung lemak dengan kadar yang cukup tinggi. Dalam pengolahan pascapanen, pulp difermentasi selama tiga hari lalu biji dikeringkan di bawah sinar matahari.</p>
<p><a id="Penghasil_kakao" name="Penghasil_kakao"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a title="Penghasil kakao" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kakao&amp;action=edit&amp;section=2">sunting</a>]</span> <span class="mw-headline">Penghasil kakao</span></h2>
<p>Delapan negara penghasil kakao terbesar adalah (data tahun panen 2005)</p>
<ol>
<li><a title="Pantai Gading" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Gading">Pantai Gading</a> (38%)</li>
<li><a title="Ghana" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ghana">Ghana</a> (19%)</li>
<li><a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> (13%, sebagian besar kakao curah)</li>
<li><a title="Nigeria" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nigeria">Nigeria</a> (5%)</li>
<li><a title="Brasil" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Brasil">Brasil</a> (5%)</li>
<li><a title="Kamerun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kamerun">Kamerun</a> (5%)</li>
<li><a title="Ekuador" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekuador">Ekuador</a> (4%)</li>
<li><a title="Malaysia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia">Malaysia</a> (1%)</li>
</ol>
<p>Negara-negara lain menghasilkan 9% sisanya.</p>
<p><a id="Jenis-jenis_komoditi" name="Jenis-jenis_komoditi"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a title="Jenis-jenis komoditi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kakao&amp;action=edit&amp;section=3">sunting</a>]</span> <span class="mw-headline">Jenis-jenis komoditi</span></h2>
<p>Kakao sebagai komoditas perdagangan biasanya dibedakan menjadi dua kelompok besar: <em>kakao mulia</em> (&#8220;edel cacao&#8221;) dan <em>kakao curah</em> (&#8220;bulk cacao&#8221;).</p>
<p>Di Indonesia, kakao mulia dihasilkan oleh beberapa perkebunan tua di Jawa. Varietas penghasil kakao mulia berasal dari <a title="Pemuliaan tanaman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemuliaan_tanaman">pemuliaan</a> yang dilakukan pada masa kolonial Belanda, dan dikenal dari namanya yang berawalan &#8220;DR&#8221; (misalnya DR-38). Singkatan ini diambil dari singkatan nama perkebunan tempat dilakukannya seleksi (Djati Roenggo, di daerah <a title="Ungaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ungaran">Ungaran</a>, Jawa Tengah). Varietas kakao mulia ber<a class="new" title="Penyerbukan sendiri (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyerbukan_sendiri&amp;action=edit&amp;redlink=1">penyerbukan sendiri</a>.</p>
<p>Sebagian besar daerah produsen kakao di Indonesia menghasilkan kakao curah. Kakao curah berasal dari varietas-varietas yang <em><a class="new" title="Self-incompatible (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Self-incompatible&amp;action=edit&amp;redlink=1">self-incompatible</a></em>. Kualitas kakao curah biasanya rendah, meskipun produksinya lebih tinggi. Bukan rasa yang diutamakan tetapi biasanya kandungan lemaknya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=9&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/theobroma-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/8c/Kakao_habitus.jpg/150px-Kakao_habitus.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pohon kakao.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/69/Theobroma_cacao1.jpg/95px-Theobroma_cacao1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bunga kakao tumbuh dari batang.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>komoditi kakao</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/komoditi-kakao/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/komoditi-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 15:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jubaidakakao.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Kakao merupakan salah satu komoditi unggulan Indonesia yang telah memberikan sumbangan devisa bagi negara karena telah lama menjadi komoditi ekspor Indonesia. Dalam kancah pasar dunia, keberadaan Indonesia sebagai produsen kakao utama di dunia menunjukkan bahwa kakao Indonesia cukup diperhitungkan dan berpeluang untuk menguasai pasar global. Dengan demikian, seiring terus meningkatnya permintaan pasar terhadap kakao maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=8&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kakao merupakan salah satu komoditi unggulan Indonesia yang telah memberikan sumbangan devisa bagi negara karena telah lama menjadi komoditi ekspor Indonesia. Dalam kancah pasar dunia, keberadaan Indonesia sebagai produsen kakao utama di dunia menunjukkan bahwa kakao Indonesia cukup diperhitungkan dan berpeluang untuk menguasai pasar global. Dengan demikian, seiring terus meningkatnya permintaan pasar terhadap kakao maka perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan ekspor dengan lebih meningkatkan lagi produksi nasional.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=8&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/komoditi-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>permasalahan masyarakat kakao</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/permasalahan-masyarakat-kakao/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/permasalahan-masyarakat-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 15:16:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jubaidakakao.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Asosiasi Kakao Indonesia ( ASKINDO ) Berdasarkan perkembangan kakao di luar negeri dan permasalahan yang dihadapi masyarakat kakao Indonesia saat ini, maka telah dirasa perlu adanya suatu wadah yang dapat mewakili segenap masyarakat kakao Indonesia yaitu dengan menyatakan tekad untuk menyatukan diri dalam wadah Asosiasi Kakao Indonesia (askindo). Pemikiran pembentukan askindo pertama kali tercetus pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=7&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-align:justify;"><span style="text-align:justify;"></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:'Arial Narrow';">Asosiasi Kakao Indonesia ( ASKINDO )</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:-1.8pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">B</span></strong><span style="font-size:10pt;">erdasarkan perkembangan kakao di luar negeri dan permasalahan yang dihadapi masyarakat kakao Indonesia saat ini, maka telah dirasa perlu adanya suatu wadah yang dapat mewakili segenap masyarakat kakao Indonesia yaitu dengan menyatakan tekad untuk menyatukan diri dalam wadah Asosiasi Kakao Indonesia (<span style="text-transform:uppercase;">askindo</span>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:-1.8pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">P</span></strong><span style="font-size:10pt;">emikiran pembentukan <span style="text-transform:uppercase;">askindo</span> pertama kali tercetus pada saat penyelenggaraan Pekan Dagang dan Pengembangan Coklat II, tanggal 26-28 Nopember 1984 di Surabaya. </span><span style="font-size:10pt;">Dengan usaha dari masyarakat kakao dan dukungan dari pihak pemerintah, maka tanggal 11 April 1988 telah dibentuk Panitia Persiapan Pembentukan <span style="text-transform:uppercase;">askindo</span> di Jakarta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:-1.8pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">D</span></strong><span style="font-size:10pt;">engan dorongan, dukungan dan fasilitasi dari pemerintah khususnya Menteri Muda Perdagangan Dr. J. Soedrajad Djiwandono dan Menteri Muda Pertanian Dr. Ir. Sjarifuddin Baharsjah pada hari Sabtu tanggal <strong><em>18 Pebruari 1989</em></strong>, telah berdiri sebuah organisasi/asosiasi dengan nama Asosiasi Kakao Indonesia disingkat <span style="text-transform:uppercase;">askindo</span>. </span></p>
<p></span><br />
<span style="font-size:x-small;"><br />
</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=7&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/permasalahan-masyarakat-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>deskripsi kakao</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/deskripsi-kakao/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/deskripsi-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 15:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jubaidakakao.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[DESKRIPSI KLON KAKAO UNGGUL Salah satu penyebab rendahnya produktivitas kakao Indonesia adalah masih belum digunakanya bahan tanam unggul yang sesuai kondisi lingkungan setempat. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kakao adalah dengan perbaikan bahan tanam. Untuk menyusun komposisi klon kakao yang sesuai untuk setiap kondisi lingkungan, disini dijelaskan tentang sifat-sifat klon kakao unggul, yang dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=6&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">DESKRIPSI KLON KAKAO UNGGUL</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Salah satu penyebab rendahnya          produktivitas kakao Indonesia adalah masih belum digunakanya bahan tanam          unggul yang sesuai kondisi lingkungan setempat. Salah satu upaya untuk          meningkatkan produktivitas kakao adalah dengan perbaikan bahan tanam.          Untuk menyusun komposisi klon kakao yang sesuai untuk setiap kondisi lingkungan,          disini dijelaskan tentang sifat-sifat klon kakao unggul, yang dapat dibudidayakan          atau dikembangkan di suatu daerah, seperti klon dibawah ini.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Klon ICS 13<br />
</span><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> Habitus tanaman          besar<br />
Daya hasil 1.852 kg/ha<br />
Berat biji kering 1.03 g/biji<br />
Warna flush merah tua<br />
Bentuk daun panjang membulat<br />
Ujung daun meruncing<br />
Pangkal daun tumpul<br />
Bentuk buah bulat memanjang<br />
Pangkal buah tumpul tanpa leher botol<br />
Kulit buah agak kasar<br />
Alur buah tegas<br />
Ujung buah meruncing<br />
Warna buah muda merah kecoklatan<br />
Warna buah masak merah jingga</span></p>
<p>Klon ICS 60<br />
<span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> Habitus tanaman besar<br />
Daya hasil 1.500 kg/ha<br />
Berat biji kering 1.67 g/biji<br />
Warna flush merah kekuningan<br />
Bentuk daun panjang meruncing<br />
Ujung daun meruncing<br />
Pangkal daun tumpul<br />
Bentuk buah bulat memanjang<br />
Pangkal buah tumpul dengan leher botol<br />
Kulit buah kasar<br />
Alur buah tegas<br />
Ujung buah meruncing<br />
Warna buah muda hijau muda<br />
Warna buah masak kuning</span></p>
<p>HIBRIDA<br />
<span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> Habitus tanaman besar<br />
Daya hasil 2 ton/ha<br />
Berat biji kering 1 g/biji<br />
Warna flush merah muda<br />
Bentuk daun panjang membulat<br />
Ujung daun meruncing<br />
Pangkal daun tumpul<br />
Bentuk buah bulat memanjang<br />
Pangkal buah tumpul dengan leher botol<br />
Kulit buah kasar<br />
Alur buah dalam<br />
Ujung buah meruncing<br />
Warna buah muda hijau muda<br />
Warna buah masak kuning</span></p>
<p>RCC 70<br />
<span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> Habitus tanaman sedang<br />
Hasil persilangan THS 858 x ICS 60<br />
Bersifat kompatibel sendiri<br />
Daya hasil 2.287 kg/ha<br />
Berat biji kering 1.18 g/biji<br />
Warna flush merah<br />
Tahan hama Helopeltis spp.<br />
Bentuk buah agak bulat, kulit buah agak halus<br />
Pangkal buah tumpul dengan leher botol<br />
Ujung buah meruncing<br />
Alur kurang tegas<br />
Warna buah muda cerah, buah masak merah jingga</span></p>
<p>RCC 73<br />
<span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Habitus tanaman sedang<br />
Hasil persilangan Pa x UF 11<br />
Bersifat inkompatibel sendiri<br />
Daya hasil 2.439 kg/ha<br />
Berat biji kering 1.16 g/biji<br />
Agak toleran penyakit busuk buah<br />
Warna flush kuning kemerahan<br />
Bentuk buah agak panjang, kulit buah agak halus<br />
Pangkal buah agak tumpul dengan leher botol sangat jelas<br />
Ujung buah meruncing<br />
Alur kurang tegas<br />
Warna buah muda hijau, buah masak kuning tu</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=6&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/deskripsi-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hama kakao</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/hama-kakao/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/hama-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 15:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jubaidakakao.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[1. DESKRIPSI KLON KAKAO UNGGUL 2. DESKRIPSI VARIETAS UNGGUL PADI TIPE BARU 3. TEKNIK BUDIDAYA JAGUNG SUKMARAGA 4. HAMA/PENYAKIT UTAMA PADA TANAMAN KAKAO DAN TEKNIK PENGENDALIANNYA 5. KLON-KLON UNGGUL KOPI ROBUSTA 6. TEKNIK PEMBUATAN TEPUNG KASAVA 7. ARACHIS PINTOI SEBAGAI TANAMAN PENUTUP TANAH PADA PERKEBUNAN LADA HAMA/PENYAKIT UTAMA PADA TANAMAN KAKAO DAN TEKNIK PENGENDALIANNYA Usaha [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=5&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/kakao.html">1. DESKRIPSI KLON KAKAO UNGGUL</a><br />
<a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/padi.html">2. DESKRIPSI VARIETAS UNGGUL PADI TIPE BARU</a><br />
<a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/jagung.html">3. TEKNIK BUDIDAYA JAGUNG SUKMARAGA</a><br />
<a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/hamakakao.html">4. HAMA/PENYAKIT UTAMA PADA TANAMAN KAKAO DAN          TEKNIK PENGENDALIANNYA</a><br />
<a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/kopi.html">5. KLON-KLON UNGGUL KOPI ROBUSTA</a><br />
<a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/kasava.html">6. TEKNIK PEMBUATAN TEPUNG KASAVA</a><br />
<a href="http://lampung.litbang.deptan.go.id/teknologi.html">7. ARACHIS PINTOI SEBAGAI TANAMAN PENUTUP TANAH          PADA PERKEBUNAN LADA</a></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">HAMA/PENYAKIT UTAMA PADA TANAMAN          KAKAO DAN TEKNIK PENGENDALIANNYA</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> Usaha pengembangan          kakao di Lampung sering mengalami berbagai hambatan terutama oleh hama          dan penyakit. Salah satu kendala utamanya adalah adanya beberapa jenis          hama /penyakit yang sering menyerang tanaman kakao. Jenis hama/penyakit          yang sering menyerang tanaman kakao di Lampung antara lain: (a) hama penggerek          buah kakao; (b) kepik penghisap buah kakao, Helopeltis antonii Sign; dan          (c) penyakit busuk buah, Phytophthora palmivora.</p>
<p>GEJALA SERANGAN</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> a. Penggerek buah          kakao (PBK)<br />
Conopomorpha cramerella<br />
Buah kakao yang diserang berukuran panjang 8 cm, dengan gejala masak awal,          yaitu belang kuning hijau atau kuning jingga dan terdapat lubang gerekan          bekas keluar larva. Pada saat buah dibelah biji-biji saling melekat dan          berwarna kehitaman, biji tidak berkembang dan ukurannya menjadi lebih          kecil. Selain itu buah jika digoyang tidak berbunyi.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> b. Kepik penghisap          buah (Helopeltis spp)<br />
Buah kakao yang terserang tampak bercak-bercak cekung berwarna coklat          kehitaman dengan ukuran bercak relatif kecil (2-3 mm) dan letaknya cenderung          di ujung buah. Serangan pada buah muda menyebabkan buah kering dan mati,          tetapi jika buah tumbuh terus, permukaan kulit buah retak dan terjadi          perubahan bentuk. Bila serangan pada pucuk atau ranting menyebabkan daun          layu, gugur kemudian ranting layu mengering dan meranggas. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> </span><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">c.          Penyakit busuk buah (Phytophthora palmivora)<br />
</span><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Buah kakao yang          terserang berbercak coklat kehitaman, biasanya dimulai dari ujung atau          pangkal buah. Penyakit ini disebarkan melalui sporangium yang terbawa          atau terpercik air hujan, dan biasanya penyakit ini berkembang dengan          cepat pada kebun yang mempunyai curah hujan tinggi dengan kondisi lembab.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">METODE PENGENDALIAN<br />
Usaha pengendalian hama/penyakit tersebut terutama dilakukan dengan sistem          PHT (pengendalian hama terpadu).<br />
• Hama penggerek buah.<br />
Pengendaliannya dilakukan dengan : (1) karantina; yaitu dengan mencegah          masuknya bahan tanaman kakao dari daerah terserang PBK; 2) pemangkasan          bentuk dengan membatasi tinggi tajuk tanaman maksimum 4m sehingga memudahkan          saat pengendalian dan panen; (3) mengatur cara panen, yaitu dengan melakukan          panen sesering mungkin (7 hari sekali) lalu buah dimasukkan dalam karung          sedangkan kulit buah dan sisa-sisa panen dibenam; (4) penyelubungan buah          (kondomisasi), caranya dengan mengguna-kan kantong plastik dan cara ini          dapat menekan serangan 95-100 %. Selain itu sistem ini dapat juga mencegah          serangan hama helopeltis dan tikus.; (5) cara kimiawi: dengan Deltametrin          (Decis 2,5 EC), Sihalotrin (Matador 25 EC), Buldok 25 EC dengan volume          semprot 250 l/ha dan frekuensi 10 hari sekali.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">• Hama helopeltis<br />
Pengendalian yang efektif dan efisien sampai saat ini dengan insektisida          pada areal yang terbatas yaitu bila serangan helopeltis &lt;15 % sedangkan          bila serangan &gt;15% penyemprot-an dilakukan secara menyeluruh. Selain          itu hama helopeltis juga dapat dikendalikan secara biologis, menggunakan          semut hitam. Sarang semut dibuat dari daun kakao kering atau daun kelapa          diletakkan di atas jorket dan diolesi gula.</p>
<p></span><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> • Penyakit          busuk buah.<br />
Dapat diatasi dengan beberapa cara yaitu: (1) sanitasi kebun, dengan memetik          semua buah busuk lalu membenamnya dalam tanah sedalam 30 cm; (2) kultur          teknis, yaitu dengan pengaturan pohon pelindung dan lakukan pemangkasan          pada tanaman-nya sehingga kelembaban di dalam kebun akan turun; (3) cara          kimia, yaitu menyemprot buah dengan fungisida seperti :Sandoz, cupravit          Cobox, dll. Penyemprotan dilakukan dengan frekuensi 2 minggu sekali; (4)          penggunaan klon tahan hama/penyakit seperti: klon DRC 16, Sca 6,ICS 6          dan hibrida DR1.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=5&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/04/08/hama-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>produksi tanaman kakao di Indonesia</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/produksi-tanaman-kakao-di-indonesia/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/produksi-tanaman-kakao-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 05:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/produksi-tanaman-kakao-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Di negara kita ini banyak terdapat produksi tanaman kakao yang banyak diolah oleh kalangan masyarakat di indonesia.Selain rasanya yang enak dan lezat,kakao atau yang sering kita kenal dengan nama cokelat banyak di gemari oleh kalangan anak muda.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=3&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di negara kita ini banyak terdapat produksi tanaman kakao yang banyak diolah oleh kalangan masyarakat di indonesia.Selain rasanya yang enak dan lezat,kakao atau yang sering kita kenal dengan nama cokelat banyak di gemari oleh kalangan anak muda.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=3&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/produksi-tanaman-kakao-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/hello-world/</link>
		<comments>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 04:48:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jubaidakakao</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=1&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jubaidakakao.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jubaidakakao.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jubaidakakao.wordpress.com&amp;blog=3145177&amp;post=1&amp;subd=jubaidakakao&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jubaidakakao.wordpress.com/2008/03/13/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c3dd8f46e1d699954615e641fa59100?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jubaidakakao</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
